RIA MIRANDA MENGEJAR MIMPI

Sejak kecil hingga remaja, saya selalu bermimpi berada di atas panggung mode dengan menampilkan koleksi busana rancangan saya

Zaman Now, tren baju muslim telah melirik pangsa pasar anak muda, sehingga Ria Miranda yang bernama lengkap Indria Miranda ini menekuni dunia mode. Perempuan yang lahir di Padang 32 tahun silam ini merupakan lulusan sarjana Ekonomi dan melanjutkan pendidikannya di Sekolah Mode ESMOD Jakarta.

Ria Miranda Fashion Show
Ria Miranda Fashion Show

Berprestasi dan sukses tidak mudah diraih oleh Ria yang sudah bermimpi bahwa dirinya akan ada di Panggung mode yang besar dengan koleksi rancangannya. Semasa SMA, dia sudah memupuk mimpi tersebut dengan bermodal buku gambarnya yang sudah diisi dengan sketsa-sketsa rancangan miliknya.

Ria Miranda dan Keluarga Besar
Ria Miranda dan Keluarga Besar

Pahitnya lika-liku kehidupan harus Ria rasakan terlebih dahulu sebelum merasakan sukses seperti sekarang ini. Sempat dilarang oleh sang Ayah Syahrial Syarief, karena Ria merupakan anak putri satu-satunya keluarga. Sang Ayah ingin Ria mengenyam pendidikan formal terlebih dahulu, dan mempunyai bekal pendidikan sarjana setelah lulus kuliah silakan menentukan nasib sendiri.

Meski dengan berat hati, akhirnya Ria lulus ujian Saringan Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Andalas Padang. Ria resmi menjadi mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Andalas. Pada saat menempuh kuliah itulah Ria mendapatkan hidayah untuk menggunakan hijab. Gaya berjilbab Ria saat itu terkadang menuai komentar yang tidak mengenakan, karena dianggap tak biasa. Menurut Ria selama masih dalam batasan sopan, sebenarnya boleh-boleh saja membuat satu kreasi berbusana. Pada saat itu kebanyakan gaya berjilbab tidak variatif seperti saat ini.

Desainer Muda Muslimah Indonesia
Desainer Muda Muslimah Indonesia Foto: Manualyouth

Setelah lulus  di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang, Ria menagih janji sang ayah untuk diperbolehkan melanjutkan sekolah model di ESMOD Jakarta. Ayahnya hanya memberikan izin untuk kursus selama tiga bulan untuk belajar membuat sketsa Ria sangat senang ketika sang ayah memberikan izin tersebut.

Tetapi setelah kursus membuat sketa itu berakhir, Ria mengungkapkan keinginannya kembali kepada ayahnya untuk melanjutkan ke program studi mode selama satu tahun. Dengan bantuan para saudara agar  membujuk ayah, akhirnya Ria bisa meneruskan studinya di rumah mode, dan bertemu dengan sahabatnya yang juga desainer muda papan atas yaitu Dian Pelangi.

Koleksi Baju Muslima Ria MIranda
Koleksi Ria Miranda Foto: Kompas.id

Setelah tamat dari sekolah mode, Ria tidak lantas membuat satu brand sendiri. Ria memulainya dengan bekerja sebagai Fashion Stylist di majalah Noor. Disana ia menangani padu-padan busana yang digunakan untuk pemotretan model. Setelah setahun Ria mencari pengalaman sebagai Profesi tersebut, barulah Ria pecaya diri untuk membuat brand sendiri dengan brand “Riamiranda” pada tahun 2009. Sebelumnya Ria  menggunakan label Shabby Chic.

Secara konsisten Ria memberikan tampilan Feminim dalam potongan busana yang modest wear yang sederhana dan bersih dalam warna pastel yang lembut. Istri dari Muhammad Pandu Rosida ini pun memulai dengan semangat yang sangat besar. Menjadi pemain dalam bisnis busana muslim, merancang hijab yang trendy, modis, dan bersahaja yang disukai oleh wanita-wanita perkantoran.

Keluarga Bahagia Ria Miranda
Ria dan Keluarga Foto: IG @riamiranda

Kesulitan di awal usaha tentu ada, selain mempunyai modal yang sangat minim, saat itu Ria sulit mencari tim yang solid. Selain itu kecurangan dalam tim, dan kesal dengan para penjiplak adalah masalah yang harus dihadapi oleh Ria saat merintis usahanya itu.

Namun Ria jeli meramu karya-karyanya.  Simple, feminisme namun tetap terlihat anggun. Pangsa pasar yang menjadi sasarannya adalah wanita yang berusia antara 20 hingga 40 tahun. Ramuan hasil karyanya terbukti, rancangan yang dia buat diburu oleh pembeli wanita kelas menengah atas. Hasil karyanya di bandrol kisaran Rp 400 ribu sampai dengan Rp 2,5 juta.

Bisnis yang Ria Miranda geluti semakin berkibar, dari bekerja secara mandiri sekarang sudah mempunyai 70 orang karyawan. Bisnisnya sudah tersebar di sejumlah kota, dan sudah mempunyai 12 butik. Yang membanggakan adalah bisnis tanpa riba. “Bisnis ini tidak seperpun menggunakan uang dari hasil pinjaman bank,” ungkapnya.

Ria Miranda dan Desainer Muda muslim Bersama Lindsay Lohan
Ria Miranda dan Desainer Muda muslim Bersama Lindsay Lohan

Ria punya rencana ingin membuka cabang di Malaysia, dan dia percaya kalau bisnisnya akan terus berkembang. Apalagi segmentasi hijab ini telah berkembang 25 persen setiap tahunnya. Bersama sejumlah sahabatnya termasuk Dian Pelangi, Ria menggiatkan sebuah komunitas yang kini dikenal sebagai Hijabers Community. Saat ini komunitas “hijabers” terus berkembang dan menjadi pasar tersendiri bagi produk mode khususnya busana muslimah.

 

BECIKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *